Selasa, 13 Januari 2026
E-MAGAZINE
Business Asia
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Business
  • Figure
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Internasional
  • Indeks
  • Home
  • Berita
  • Business
  • Figure
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Internasional
  • Indeks
No Result
View All Result
Business Asia
No Result
View All Result
Home Teknologi

CTO Couchbase Prediksi Masa Depan AI, Data, dan Pemrograman di 2026

13 Januari 2026
in Teknologi
CTO Couchbase Prediksi Masa Depan AI, Data, dan Pemrograman di 2026
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

Businessasia.co.id— Tahun 2026 digadang-gadang menjadi era percepatan besar dalam perkembangan kecerdasan buatan (AI), data, serta cara manusia membangun perangkat lunak. Gopi Duddi, Chief Technology Officer (CTO) Couchbase, memaparkan empat prediksi utama yang akan membentuk arah industri teknologi global dalam satu tahun ke depan. Mulai dari ledakan pemanfaatan data tidak terstruktur hingga menjamurnya pemrograman berbasis bahasa alami, prediksi ini memberikan gambaran jelas tentang bagaimana perusahaan harus mempersiapkan diri menghadapi perubahan besar yang segera datang.

  1. Data Tidak Terstruktur Menjadi “Emas Baru” yang Siap Ditambang

Menurut Gopi, 2026 akan menjadi tahun ketika perusahaan akhirnya mampu memanfaatkan kekayaan data tidak terstruktur yang selama ini tersimpan dan tidak digunakan. Perkembangan AI agents yang mampu berjalan terus-menerus akan membuka potensi baru dalam mengekstrak wawasan dari Slack, email, dokumen internal, hingga percakapan sehari-hari.

Perubahan besar lainnya adalah semakin umum­nya penggunaan JSON sebagai format data. Dengan sifatnya yang fleksibel, mudah dibaca, dan mudah diproses oleh mesin, JSON akan menjadi standar penting dalam pemrosesan data modern—terutama untuk aplikasi berbasis AI yang membutuhkan vectorization dan context-rich retrieval.

Gopi menekankan bahwa perusahaan yang memiliki fondasi kuat dalam mengelola data tidak terstruktur akan memiliki keunggulan kompetitif yang signifikan.

  1. Bahasa Inggris Menjadi Bahasa Pemrograman Berikutnya

Salah satu prediksi paling menarik adalah transformasi cara manusia membangun perangkat lunak. Gopi menyebut bahwa pemrograman akan makin bergeser ke arah bahasa alami, terutama bahasa Inggris. Instruksi yang sebelumnya harus ditulis dalam sintaks ketat kini cukup disampaikan dalam bentuk conversational prompts. Konsekuensinya?

  • Lebih banyak orang dapat “menulis program”, termasuk mereka yang tidak memiliki latar belakang teknis.
  • Volume data tidak terstruktur akan meningkat pesat seiring semakin banyaknya interaksi berbasis bahasa alami.
  • Platform data harus mampu menyimpan input bahasa alami dan bekerja dengan pengguna domain seperti dokter, analis bisnis, atau manajer operasional.

Sementara coder tradisional akan tetap dibutuhkan untuk membangun ulang sistem inti yang kompleks, developer generasi baru akan memanfaatkan natural language programming untuk mengotomatisasi lebih banyak pekerjaan.

  1. Konsumsi Daya Menjadi Metrik Penting dalam Pemrograman

Dalam prediksi ketiganya, Gopi menyoroti isu yang jarang dibahas yaitu energi. Di tengah meningkatnya penggunaan data dan AI, sistem komputasi semakin boros daya. Karena itu, konsumsi energi akan menjadi metrik kinerja utama yang diperhitungkan oleh pengembang. Parameter optimasi tidak lagi hanya soal CPU atau memori, tetapi juga:

  • seberapa banyak energi yang dikonsumsi aplikasi,
  • seberapa efisien setiap proses data, dan
  • di wilayah mana aplikasi dieksekusi (karena biaya daya berbeda-beda).

Hal ini membuka peluang baru untuk platform data yang mampu menggerakkan workloads secara cerdas antar-nodes guna menekan biaya energi. Perusahaan yang dapat menyesuaikan lokasi komputasinya akan lebih unggul dalam efisiensi biaya dan keberlanjutan.

  1. AI di Edge Menjadi Kunci Keandalan dan Keselamatan Sistem

Ketergantungan penuh pada cloud kini dianggap berisiko. Dalam prediksi terakhirnya, Gopi menjelaskan bahwa perangkat edge—mulai dari perangkat ritel hingga sensor industri—akan menjadi lebih kuat dan mampu menjalankan pemrosesan AI secara lokal. Dengan meningkatnya pemrosesan di edge, perusahaan dapat:

  • mengurangi ketergantungan pada konektivitas internet,
  • menjaga layanan tetap berjalan saat jaringan pusat gagal,
  • meningkatkan uptime untuk layanan kritis,
  • mengurangi risiko kegagalan operasional seperti yang pernah dialami jaringan ritel global.

Prediksi ini sangat relevan bagi sektor-sektor yang mengandalkan operasi real-time seperti logistik, ritel, layanan kesehatan, dan layanan darurat. Dalam lingkungan seperti itu, downtime bukan sekadar gangguan—tetapi dapat berdampak pada keselamatan atau kerugian finansial yang besar.

Siapkan Fondasi Teknologi Anda untuk 2026

Prediksi Gopi Duddi menggambarkan satu pesan penting, dunia perangkat lunak dan AI akan berubah semakin cepat, dan perusahaan yang ingin tetap relevan harus membangun fondasi data, arsitektur edge, dan strategi energi yang kuat mulai hari ini.

Dari pemrograman berbasis bahasa alami, optimalisasi daya, hingga AI pada edge—semuanya menunjukkan bahwa 2026 akan menjadi tahun ketika cara kita menulis kode, menyimpan data, dan membangun aplikasi akan berubah lebih cepat dari sebelumnya.

Perusahaan di Indonesia dan global yang siap beradaptasi akan menjadi pemain terkuat dalam era baru ini.

Tags: AIAI agentsChief Technology Officer (CTO) CouchbaseCouchbaseDataGopi Duddi
Previous Post

Drs. Muhamad Idham, M.K.K.K.; Rasio Pengawas Ketenagakerjaan Tak Ideal, Kemnaker Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Next Post

Ello dan Oki Rengga Puji Ledakan Bakat Seniman Sumut via Strategi Desentralisasi Panggung Kreativitas Nasional

Next Post
Ello dan Oki Rengga Puji Ledakan Bakat Seniman Sumut via Strategi Desentralisasi Panggung Kreativitas Nasional

Ello dan Oki Rengga Puji Ledakan Bakat Seniman Sumut via Strategi Desentralisasi Panggung Kreativitas Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BISNIS TERKINI

Dough Darlings Luncurkan Rangkaian Donat Artisan yang Unik dan Autentik

Dough Darlings Luncurkan Rangkaian Donat Artisan yang Unik dan Autentik

13 Januari 2026

Global Affairs Canada (GAC) dan Impact Investment Exchange (IIX) Luncurkan Program Impact Investment Readiness in Indonesia (IIRI)

Global Affairs Canada (GAC) dan Impact Investment Exchange (IIX) Luncurkan Program Impact Investment Readiness in Indonesia (IIRI)

13 Januari 2026

EasyTax Resmi Hadirkan Layanan Pajak UMKM dengan Skema All In Rp 999.000 per Bulan

EasyTax Resmi Hadirkan Layanan Pajak UMKM dengan Skema All In Rp 999.000 per Bulan

13 Januari 2026

Levi Strauss Indonesia Prediksi Tren Denim Indonesia di 2026

Levi Strauss Indonesia Prediksi Tren Denim Indonesia di 2026

13 Januari 2026

Shopee Sukses Berkarya Sebelum 30: Finetrus Tekun Kembangkan Usaha Sprei Lokal

Shopee Sukses Berkarya Sebelum 30: Finetrus Tekun Kembangkan Usaha Sprei Lokal

13 Januari 2026

PT. Media Maju Global

Plaza Simatupang Lt. 6 Unit 3. Jl. TB. Simatupang Kav. IS No. 01, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Telp: 021-22702245
E-mail: redaksi@businessasia.co.id

Kategori

  • Berita
  • Business
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Figure
  • Indeks
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Property
  • Teknologi
  • Tourism

.

  • About
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Privacy Policy
  • Cyber Guidelines
  • Pedoman Media Siber

About

Kehadiran Majalah BusinessAsia Indonesia yang memiliki Tagline Towards a New Change in Asia atau “Menuju Perubahan Baru di Asia” khususnya Indonesia  bertujuan untuk memastikan langkah mereka kokoh menapaki dinamika ekonomi bisnis dan investasi yang kian berkembang. Baca selengkapnya.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Business
  • Figure
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Internasional
  • Indeks
  • e-Magazine

Majalah terbatas

1. DPMPTSP Kota Tangsel Raih Penghargaan
Pelayanan Prima dari Kemenpan RB.

2. Jebakan Crazy
Rich Pikat Pelanggan Ikut Trading Binary
Option.

3. Eksportir Indonesia
Perluas Jejaring
dengan Buyers di AS

shop new Emagazine