Businessasia.co.id – Bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera sudah memakan ratusan korban jiwa dan bikin infrastruktur porak poranda.
Bencana alam di Sumatera membutuhkan dukungan dari semua pihak, termasuk pemerintah, lembaga swadaya masyarakat (LSM), sektor swasta, organisasi kemasyarakatan, kelembagaaan / organisasi profesi dan masyarakat umum, untuk membantu upaya penanganan dan pemulihan.
Dukungan kolektif sangat penting untuk meringankan beban para korban dan mempercepat proses rehabilitasi wilayah yang terdampak.
Melalui program GAKESLAB PEDULI BENCANA, organisasi Gabungan Para pengusaha Alat Kesehatan dan Laboratorium ini menyalurkan bantuan lanjutan kepada korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Koordinasi yang terbangun antara Andri Noviar selaku Ketua Gakeslab DK Jakarta dan Wisnu Amri Ketua Gakeslab Sumatera Utara berhasil menggelar kegiatan pengobatan dan pemeriksaan kesehatan para pengungsi, bekerja sama dengan PERBEBSI yang dalam hal ini di wakili oleh Dr Zaini Hamzah SpBs dan dr Moriko Sembayang SpBs.
Pada kegiatan ini juga sekaligus memberikan obat-obatan yang dibutuhkan untuk menjaga kondisi kesehatan para pengungsi.
Penyaluran bantuan dari program GAKESLAB PEDULI BENCANA tersebut diharapkan dapat membantu pemenuhan kebutuhan mendesak, memperlancar proses penanganan bencana, serta memberikan kekuatan bagi seluruh pihak yang tengah berupaya memulihkan kondisi usai kejadian bencana.
“Sesuai arahan Rd Kartono Ketua Umum Gakeslab Indonesia untuk menggerakkan seluruh kekuatan Gakeslab dalam membantu penanganan bencana di tiga provinsi di Sumatera, mencakup penyediaan logistik alat alat kesehatan, dukungan tenaga kesehatan, serta percepatan pemulihan fasilitas rumah dan obat-obatan. Upaya ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan mendesak di wilayah terdampak dapat terpenuhi secara cepat dan terkoordinasi,” ungkap Andri Noviar, Ketua Gakeslab DK Jakarta.
Dalam kesempatan tersebut, Gakeslab Indonesia melalui Gakeslab DK Jakarta pada 12 Desember 2025 melakukan bantuan secara taktis dan spontan pasca bencana dengan menurunkan relawan ke salah satu wilayah terdampak yaitu Aceh Tamiang untuk memberikan makanan siap saji dan air minum kemasan.
Kegiatan berlanjut dengan melakukan koordinasi dengan RSUD Aceh Tamiang terkait bantuan alat alat kesehatan dari Gakeslab untuk membantu menggantikan alat-alat kesehatan yang rusak dampak dari bencana tersebut dan juga membuat sumur bor di sejumlah titik mengingat kebutuhan air bersih benar benar sangat dibutuhkan oleh masyarakat terdampak bencana.
Ketua Umum Gakeslab Indonesia Rd Kartono dan Andri Noviar Ketua Gakeslab DK Jakarta dengan didampingi Wisnu Amri Ketua Gakeslab Sumatera Utara, kembali menggelar GAKESLAB PEDULI BENCANA pada 8 – 10 Januari 2026.
Pada kunjungan kedua ini Rd Kartono selaku Ketua Umum Gakeslab Indonesia bersama Andri Noviar Ketua Gakeslab DK Jakarta melakukan koordinasi dengan Direktur RSUD Aceh Tamiang dr Andika Putra dan pendampingan dari Kemenkes diwakili oleh Bapak Deni dan Bapak Andi dan BPFK dalam hal ini diwakili oleh Dzia membahas langkah-langkah dalam memperbaiki dan melengkapi fasilitas IGD RSUD Aceh Tamiang setelah mengalami kerusakan dampak dari bencana.
Dalam koordinasi ini Gakeslab Indonesia akan mengirimkan 29 set tempat tidur lengkap dengan pijakan kaki dan tirai penyekat ruang periksa IGD sebanyak 26 set, dan melakukan perbaikan ac dan penggantian ac yang rusak juga Suction Pump serta troly obat yang rusak.
Dalam kesempatan tersebut Rd Kartono juga berjanji akan memenuhi semua kebutuhan RSUD Aceh Tamiang agar bisa kembali beroperasi dan segera melakukan penanganan masalah kesehatan korban bencana. Kebutuhan alat lainnya akan di siapkan setelah ada daftar kebutuhan IGD dari RSUD Aceh Tamiang yang datanya akan di berikan oleh Kemenkes dan BPFK Medan.
Rd Kartono menjelaskan, “Gerakan kemanusiaan ini berawal dari inisiatif Gakeslab di daerah, yang kemudian mendapat respons cepat dari Pengurus Pusat Gakeslab dan Pengurus Wilayah Gakeslab Sumatera Utara. Meski tidak bertindak sebagai pemecah masalah utama persoalan bencana, Gerakan GAKESLAB PEDULI BENCANA berupaya mengambil peran kecil untuk meringankan beban masyarakat.,” ujarnya.
“Kami tidak berjalan sendiri atau berhadap-hadapan dengan pemerintah. Tetapi Gakeslab semua daerah bersatu dan juga bekerja sama dengan dokter dari PERBEBSI, Kami juga dibantu oleh Produsen makanan siap saji dari PT Bhineka Jaya Sentosa. Sementara untuk kebutuhan rehabilitasi dari sisi tempat tidur di RSUD Aceh Tamiang kami dibantu PT Kharisma dan tirai penyekat dibantu oleh PT Kusuma,” lanjut Rd Kartono.
“Untuk selanjutnya kami akan selalu berkomunikasi dengan pemerintah daerah sebelum menyalurkan bantuan, agar tepat sasaran dan tidak tumpang tindih,” tegasnya.
GAKESLAB Indonesia mengajak seluruh sahabat untuk bersama membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana alam dan banjir bandang di Sumatera.
Setiap dukungan berarti harapan baru bagi mereka. Mari kita ringankan beban dengan uluran tangan terbaik kita. #GAKESLABPeduliBencana











