San Francisco (9 Februari 2026), Business Asia – Levi’s® pada 9 Februari 2026 meluncurkan kampanye global terbaru bertajuk “Behind Every Original”, sebuah kampanye berani yang merayakan berbagai individu yang berperan penting dalam memajukan budaya dengan sentuhan yang unik.
Ditayangkan perdana saat ajang Super Bowl melalui sebuah karya film berjudul “Backstory” yang disutradarai oleh Kim Gehrig, Levi’s® hadirkan pendekatan mengejutkan dengan menampilkan ikon selebritas dan sosok orisinal sehari-hari secara eksklusif dari sudut pandang sisi belakang, sambil bagikan kisah perubahan yang mereka alami bersama Levi’s®.
Mengapa sisi belakang? Karena itulah sudut pandang paling ikonis dari jeans Levi’s®. Jahitan arcuate, siluet, dan Red Tab™ secara instan jadi simbol orisinalitas. Selama lebih dari 150 tahun, jeans Levi’s® telah menjadi “seragam” para penggerak budaya yang berani keluar dari jalur utama dan mencetuskan tren musik, olahraga, fashion, hingga seni. Levi’s® telah menjadi bagian dari berbagai gerakan dan momen penting yang mengubah dunia serta membentuk budaya – dikenakan oleh para pencetus tren yang gencar mengejar kemajuan.
“Salah satu hal yang paling saya sukai dari kampanye ‘Behind Every Original’ adalah bagaimana kampanye ini merangkai sebuah cerita yang hanya bisa disampaikan oleh Levi’s®,” ujar Kenny Mitchell, Global Chief Marketing Officer Levi Strauss & Co. “Kampanye global ini merayakan posisi kami di pusat budaya musik, olahraga, dan fashion, juga tentunya di dalam lemari para penggemar dari berbagai generasi. Sangat tepat jika kampanye ini diluncurkan pada saat Super Bowl yang digelar di Levi’s® Stadium, karena Super Bowl pun merupakan sebuah momen kultur tersendiri karena faktor pemersatu bertemakan olahraga.”
Film “Backstory” tampilkan Doechii dari Top Dawg Entertainment yang meraih Grammy, superstar global ROSÉ, MVP dan juara NBA Shai Gilgeous-Alexander.
Selain itu ada juga filmmaker, seniman, DJ sekaligus peraih Grammy, Academy Award, dan peraih nominasi Emmy Questlove, model sekaligus figur kultur Stefanie Giesinger, serta karakter Disney-Pixar “Toy Story” Woody, bersama sejumlah tokoh Originals lainnya.
Setiap adegan menjadi momentum perayaan sisi belakang dalam balutan denim Levi’s®: berjalan, menari, bergerak, dan yang terpenting, menjalani hidup dengan Levi’s®. Film ini secara dinamis menangkap aura kharismatik figur pencipta masa depan yang tak tergantikan, sekaligus memberikan penghormatan kepada ikon-ikon yang telah mendahului, mulai dari gaya effortless era “Faith” milik George Michael, hingga reinterpretasi modern dari sampul album ikonis “Born in the U.S.A.”.
Berakar pada momen budaya yang telah dilalui Levi’s® secara otentik, kisah ini melintasi generasi dan mengajak orang untuk melihat jati diri tercermin dalam brand legendaris ini.
Kemudian, penggunaan lagu “Get Up Offa That Thing” dari James Brown hadirkan energi dan semangat keceriaan sebagai soundtrack film, jadi simbol semangat para figur penggerak perubahan yang terus melangkah maju.
Proses produksi dilakukan selama enam hari di Los Angeles, Oklahoma City, dan London. Tim produksi berfokus pada pemilihan talenta otentik seperti koboi, pekerja konstruksi, pemanjat tebing, dan anak muda untuk menjaga keaslian cerita. Tim juga berkolaborasi dengan koreografer Doechii, Robbie Blue, untuk menciptakan gerakan tari yang memukau sebagai penutup film.
Kampanye “Behind Every Original” akan mengungkap jajaran bintang setelah Super Bowl melalui rangkaian film pengungkapan berdurasi singkat, klip berdurasi enam detik yang menyoroti masing-masing ikon, dengan fokus pada gerakan dan ekspresi diri setiap Original, bukan sekadar ketenaran mereka.
Kampanye ini hadir secara menyeluruh di kanal sosial, digital, in-store, dan out-of-home, sebagai bagian dari narasi global yang akan terus berkembang sepanjang tahun dengan mengangkat kisah-kisah personal para Originals, berpusat pada produk ikonis Levi’s®.
Fotografi kampanye menampilkan para talent dalam momen-momen mentah di balik layar saat mengenakan denim Levi’s® dan melangkah keluar, secara visual mencerminkan perjalanan pribadi dan kisah yang membentuk setiap Original. Kampanye ini dikembangkan melalui kolaborasi kreatif dengan TBWA\Chiat\Day LA.
Denim Levi’s® menjadi inti dari kampanye ini. Mulai dari koboi klasik hingga ikon video musik era ‘80-an hingga momen modern masa kini, styling dalam kampanye ini mencerminkan luasnya warisan Levi’s®.
Doechii mengenakan Low Slim Boot cut jeans, sementara Rosé tampil dengan Loose Boot cut jeans dipadukan dengan Relaxed Fit Trucker. Shai Gilgeous-Alexander terlihat mengenakan 578® Baggy jeans dan Relaxed Fit Trucker, Questlove dengan 505 Regular Fit jeans, dan Stefanie Giesinger dengan Ribcage Slim jeans serta Super Soft Longsleeve Polo.
Keberagaman gaya dan era ini menjadi pengingat bahwa Levi’s® telah hadir di balik berbagai momen besar (dan kecil) dalam kehidupan selama lebih dari satu abad. Tim menyesuaikan denim agar selaras dengan gaya dan kepribadian autentik para Originals, termasuk menciptakan beberapa item kustom untuk para ambassador, seperti jaket denim khusus untuk Questlove dan sarung tangan denim untuk Shai Gilgeous-Alexander.











