Jakarta, Business Asia – Dalam lanskap investasi global yang semakin kompetitif, keberhasilan tidak lagi ditentukan oleh ketersediaan modal semata, melainkan oleh kemampuan membangun kolaborasi strategis yang mampu menjembatani ide, akses pasar, hingga implementasi secara nyata.
Sinergi lintas negara, ekosistem yang siap dieksekusi, serta akses pasar domestik yang kuat menjadikan model investasi berbasis kemitraan strategis semakin relevan dalam menarik dan mengakselerasi pertumbuhan investor global di Indonesia.
Menjawab dinamika tersebut, Living Lab Ventures (LLV), corporate venture capital (CVC) milik Sinar Mas Land, memperkuat pendekatan investasi berbasis strategic collaboration ecosystem, khususnya di sektor inovasi urban dan layanan kesehatan.
LLV memposisikan diri bukan sekadar sebagai investor, tetapi sebagai platform kolaborasi strategis yang mengorkestrasi sinergi antara investor global, korporasi, startup, institusi, dan mitra strategis dalam kerangka yang terstruktur dan berorientasi pada eksekusi. Berbagai insight strategis tersebut dipaparkan dalam acara LLV Corporate Update and Media Briefing bertajuk “Mobilizing Capital and Global Partnership: Powering Urban and Healthcare Innovation”, yang diselenggarakan pada Rabu, 11 Februari 2026 di The Energy Building, Jakarta Selatan.
Mulyawan Gani, CEO of Digital Business Sinar Mas Land sekaligus Managing Partner Living Lab Ventures, menyampaikan, “Investor global saat ini mencari lebih dari sekadar peluang investasi. Mereka membutuhkan mitra yang mampu mengorkestrasi kolaborasi dan memastikan adanya jalur implementasi yang konkret. LLV hadir sebagai jembatan strategis yang menghubungkan modal global dengan ekosistem lokal secara terintegrasi. Pendekatan ini menjadikan LLV sebagai mitra yang mampu menurunkan hambatan masuk pasar (market entry barrier) serta mempercepat proses validasi dan adopsi solusi.”
Model kolaborasi strategis LLV memastikan bahwa setiap investasi memiliki dukungan Go-To-Market yang terstruktur, akses ke mitra strategis, serta dukungan implementasi yang jelas. Tidak hanya menghubungkan investor dan inovator, LLV juga memfasilitasi integrasi dengan korporasi dan ekosistem yang relevan agar pertumbuhan bisnis dapat berlangsung secara berkelanjutan.
Bayu Seto, Partner at Living Lab Ventures, menambahkan, “Peran kami adalah menjadi katalis kolaborasi lintas negara. Kami memastikan setiap mitra memiliki akses ke jaringan, infrastruktur, dan ekosistem yang diperlukan untuk berkembang. Dengan pendekatan ini, investor global dapat bergerak lebih cepat dan lebih percaya diri dalam memasuki pasar di Indonesia.”
Saat ini, LLV mengelola empat kendaraan investasi bertema spesifik, yaitu City Centric Fund, Healthcare Fund, Urban Gateway Fund, serta salah satu fund terbaru yaitu Japan Thematic Fund. Seluruh kendaraan investasi tersebut difokuskan pada sektor dengan potensi pertumbuhan jangka panjang, khususnya di bidang urban development dan layanan kesehatan dengan penekanan pada kesiapan implementasi, adopsi pasar, dan penciptaan dampak ekonomi yang terukur.
Keunggulan utama LLV terletak pada kemampuannya menghadirkan jalur masuk yang jelas bagi investor dan mitra global. Melalui ekosistem yang terintegrasi, LLV membantu investor global tidak hanya menempatkan modal, tetapi juga memahami konteks pasar, membangun kemitraan lokal yang relevan, serta mempercepat proses implementasi. Hal inilah, yang membuat investor global mantab untuk masuk ke Indonesia.
Didukung oleh ekosistem BSD City sebagai living laboratory dan implementation sandbox, LLV menyediakan ruang bagi mitra global untuk melakukan uji coba solusi, lokalisasi model bisnis, serta percepatan pengembangan pasar dalam lingkungan yang terintegrasi.
Melalui inisiatif seperti International Landing Pad dan LLV Innovation Lab (InnoLab), LLV menghadirkan model kolaborasi yang memungkinkan investor dan inovator global membangun kehadiran yang lebih kuat dan berkelanjutan di Indonesia.
Dengan memperkuat model investasi berbasis strategic collaboration, LLV menegaskan komitmennya sebagai platform yang mempertemukan modal global, inovasi, dan ekosistem lokal dalam sinergi yang berkelanjutan mendorong akselerasi inovasi urban dan layanan kesehatan, sekaligus menarik partisipasi investor global secara strategis dan terstruktur.












