Rabu, 21 Januari 2026
E-MAGAZINE
Business Asia
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Ekonomi
    • Tourism
    • Internasional
  • Business
  • Figure
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Indeks
  • Home
  • Berita
    • Ekonomi
    • Tourism
    • Internasional
  • Business
  • Figure
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Indeks
No Result
View All Result
Business Asia
No Result
View All Result
Home Internasional

Manuver Geopolitik AS Lemahkan Komitmen Keadilan Iklim Global

20 Januari 2026
in Internasional
Manuver Geopolitik AS Lemahkan Komitmen Keadilan Iklim Global
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

Businessasia.co.id— Manuver geopolitik Amerika Serikat yang mencakup penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro serta rencana penguasaan wilayah strategis seperti Greenland dinilai berpotensi melemahkan komitmen keadilan iklim global, khususnya bagi negara-negara berkembang di kawasan Global South.

Peneliti Tata Kelola Iklim Pusat Riset Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Yogi Setya Permana, menyebut kondisi ini sebagai paradoks besar dalam politik iklim internasional. “Negara-negara maju menekan negara berkembang untuk segera meninggalkan energi fosil demi target iklim. Namun pada saat yang sama, energi fosil justru diperlakukan sebagai aset strategis yang diamankan melalui manuver geopolitik,” ujar Yogi, dalam keterangan tertulis kepada Media, Jakarta, Kamis (15/1/2026).

Invasi Amerika Serikat ke Venezuela, yang memiliki cadangan minyak mentah terbesar di dunia lebih dari 300 miliar barel, dinilai berpotensi menekan harga minyak global. Meski terlihat menguntungkan secara jangka pendek, kondisi tersebut justru dapat menghambat transisi energi bersih di negara-negara berkembang. “Minyak murah sering menjadi jebakan kebijakan. Secara fiskal terlihat menarik, tetapi dalam jangka panjang meningkatkan ketergantungan energi fosil, memperbesar risiko geopolitik, serta menambah beban sosial dan ekologis,” jelas Yogi.

Indonesia sendiri menargetkan bauran energi terbarukan 100 persen dalam satu dekade mendatang dan mencapai net-zero emission pada 2050. Namun, fluktuasi harga energi global akibat kepentingan geopolitik dinilai dapat memperlambat investasi energi terbarukan.

Menurut Yogi, negara-negara berkembang justru menanggung dampak terberat perubahan iklim meskipun kontribusi historis mereka terhadap emisi global relatif kecil.  “Konsep *loss and damage* menegaskan bahwa dampak perubahan iklim sering kali melampaui kapasitas adaptasi negara-negara Selatan,” ujarnya.

Kekhawatiran tersebut semakin menguat setelah Presiden Amerika Serikat  Donald Trump pada 7 Januari 2026 mengeluarkan perintah untuk menarik AS dari 66 organisasi internasional, termasuk lembaga kunci kerja sama iklim global seperti UNFCCC dan  IPCC. “Situasi ini sangat problematis. Aktor besar justru menjauh dari institusi multilateral kunci ketika perundingan iklim internasional, seperti COP30 yang disebut sebagai *COP of Truth*, berada pada fase krusial,” kata Yogi.

“Indonesia harus tetap melanjutkan transisi energi, sambil menolak standar ganda, mendorong pendanaan *loss and damage* yang adil, serta memperkuat solidaritas Global South agar transisi energi benar-benar berkeadilan,” tegas Yogi.

Previous Post

Micro Wedding di Bali Semakin Diminati, The Kayon Hadirkan Konsep Sensorial Wedding

Next Post

Royal Alloy Indonesia Luncurkan JPS 245 Darwinbro

Next Post
Royal Alloy Indonesia Luncurkan JPS 245 Darwinbro

Royal Alloy Indonesia Luncurkan JPS 245 Darwinbro

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BISNIS TERKINI

HKTDC Buka Peluang Bisnis Tanpa Batas via Pameran Dagang Internasional Maret-April 2026

HKTDC Buka Peluang Bisnis Tanpa Batas via Pameran Dagang Internasional Maret-April 2026

21 Januari 2026

Bank Muamalat Hadirkan Tabungan iB Hijrah Prima, Berhadiah Paket Donasi Kemanusiaan untuk Bencana Sumatera

Bank Muamalat Hadirkan Tabungan iB Hijrah Prima, Berhadiah Paket Donasi Kemanusiaan untuk Bencana Sumatera

20 Januari 2026

Road to IIMS 2026: Dyandra Promosindo Hadirkan IIMS Golf Tournament

Road to IIMS 2026: Dyandra Promosindo Hadirkan IIMS Golf Tournament

19 Januari 2026

Privy Raih iBeta Certification Level 2 Demi Perkuat Standar Global Liveness Detection

Privy Raih iBeta Certification Level 2 Demi Perkuat Standar Global Liveness Detection

19 Januari 2026

Trader Aktif Bulanan Pintu Futures Melesat Hampir 500%!

Trader Aktif Bulanan Pintu Futures Melesat Hampir 500%!

19 Januari 2026

PT. Media Maju Global

Plaza Simatupang Lt. 6 Unit 3. Jl. TB. Simatupang Kav. IS No. 01, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Telp: 021-22702245
E-mail: redaksi@businessasia.co.id

Kategori

  • Berita
  • Business
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Figure
  • Indeks
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Property
  • Teknologi
  • Tourism

.

  • About
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Privacy Policy
  • Cyber Guidelines
  • Pedoman Media Siber

About

Kehadiran Majalah BusinessAsia Indonesia yang memiliki Tagline Towards a New Change in Asia atau “Menuju Perubahan Baru di Asia” khususnya Indonesia  bertujuan untuk memastikan langkah mereka kokoh menapaki dinamika ekonomi bisnis dan investasi yang kian berkembang. Baca selengkapnya.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Business
  • Figure
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Internasional
  • Indeks
  • e-Magazine

Majalah terbatas

1. DPMPTSP Kota Tangsel Raih Penghargaan
Pelayanan Prima dari Kemenpan RB.

2. Jebakan Crazy
Rich Pikat Pelanggan Ikut Trading Binary
Option.

3. Eksportir Indonesia
Perluas Jejaring
dengan Buyers di AS

shop new Emagazine