Businessasia.co.id – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) terus melakukan penguatan kemitraan strategis Indonesia–Jepang di bidang pendidikan tinggi, sains, dan teknologi. Upaya ini diwujudkan melalui pertemuan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto dengan Charge d’Affaires Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia, Myochin Mitsuru, Rabu (14/1).
Kedua pihak menegaskan komitmen memperluas kerja sama pendidikan tinggi dan riset yang selaras dengan kebutuhan pembangunan dan industri. Kolaborasi diarahkan untuk menghasilkan dampak nyata melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia, inovasi, serta hilirisasi riset.
“Indonesia adalah negara yang sangat berbeda. Dan kita memiliki ekonomi yang sangat besar, melalui kolaborasi dengan Jepang, kami melihat potensi besar untuk bekerja sama dalam bidang pendidikan tinggi, ekonomi, bisnis, dan teknologi, dan berharap dapat meningkatkan volume serta cakupan kerja sama ini,” ujar Menteri Brian menekankan posisi strategis Indonesia dalam kerja sama dengan Jepang.
Kerja sama pendidikan menjadi salah satu fokus utama, termasuk peningkatan mobilitas mahasiswa dan dosen, pengembangan program gelar bersama, serta skema pendidikan lintas negara. Jepang juga menyampaikan minat untuk meningkatkan jumlah mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di universitas Jepang sebagai bagian dari penguatan talenta global.
Pengembangan sumber daya manusia dibahas melalui dua jalur utama, yakni jalur tenaga terampil dan peneliti profesional, serta jalur mahasiswa yang mengikuti pendidikan di Jepang. Skema ini dinilai mampu menjawab tantangan kebutuhan talenta industri sekaligus memperluas pengalaman akademik dan budaya bagi generasi muda.
Selain pendidikan, pertemuan juga menyoroti pentingnya kolaborasi riset dan sains terapan antara institusi Indonesia dan Jepang. Kerja sama riset diarahkan agar tidak hanya menghasilkan publikasi ilmiah, tetapi juga inovasi yang dapat dimanfaatkan oleh industri dan memberikan nilai tambah ekonomi.
Pertemuan ditutup dengan kesepakatan untuk menindaklanjuti pembahasan melalui koordinasi teknis dan pertemuan lanjutan. Kemdiktisaintek menegaskan bahwa penguatan kerja sama Indonesia–Jepang ini sejalan dengan arah kebijakan Diktisaintek Berdampak, yaitu pendidikan tinggi, sains, dan teknologi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pembangunan nasional.











