Sabtu, 30 Agustus 2025
E-MAGAZINE
Business Asia
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Business
  • Figure
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Internasional
  • Indeks
  • Home
  • Berita
  • Business
  • Figure
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Internasional
  • Indeks
No Result
View All Result
Business Asia
No Result
View All Result
Home Business

Pendapatan Xiaomi di Kuartal II 2025 Capai Rp261 Triliun

28 Agustus 2025
in Business
“The Pinnacle of Photography”  Xiaomi 15 Series Di-Launching, Hadirkan Puncak Teknologi Fotografi Smartphone
0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

Jakarta, Business Asia  – Xiaomi Corporation (kode saham:1810), perusahaan elektronik konsumen dan manufaktur cerdas, dengan smartphone dan perangkat keras pintar yang terhubung melalui platform IoT sebagai inti dari bisnisnya, mengumumkan hasil konsolidasi yang belum diaudit untuk tiga bulan yang berakhir pada 30 Juni 2025 atau lebih dikenal sebagai Q2 2025.

Pada kuartal kedua, pendapatan Xiaomi Corporation naik 30,5% secara tahunan menjadi RMB116,0 miliar atau setara dengan Rp262 triliun, menjadikan pendapatan Xiaomi selalu melampaui RMB100 miliar atau Rp225 triliun dalam tiga kuartal terakhir.

Laba bersih setelah penyesuaian ini melonjak 75,4% secara tahunan menjadi Rp24 triliun (RMB10,8 miliar), melampaui angka Rp23 triliun (RMB10 miliar) untuk kuartal kedua berturut-turut. Hasil ini menunjukkan ketahanan profitabilitas yang tinggi dan pertumbuhan yang berkelanjutan dari dasar yang kuat.

Pada Q2 2025, pendapatan Xiaomi Corporation naik 30,5% dibanding tahun lalu menjadi Rp261 triliun (RMB 116 milyar), menandai kuartal ketiga berturut-turut pendapatan mencapai di atas Rp225 triliun (RMB 100 milyar).

Laba bersih yang disesuaikan melonjak 75,4% menjadi Rp24,3 triliun (RMB 10,8 miliar), melampaui angka Rp22,5 triliun (RMB 10 miliar) untuk dua kuartal berturut-turut. Hasil ini menunjukkan profitabilitas yang tangguh dan pertumbuhan tinggi yang berkelanjutan dari basis bisnis yang kuat.

Dipandu oleh strategi ekosistem pintar “Human x Car x Home”, tiga bisnis inti Xiaomi, smartphone, kendaraan listrik pintar (smart EV), dan perangkat rumah pintar berskala besar, semuanya mencatat pertumbuhan kuat pada kuartal kedua.

  • Bisnis smartphone mencatat pendapatan sebesar Rp102,4 triliun (RMB45,5 miliar), dengan pengiriman tumbuh selama delapan kuartal berturut-turut dan mempertahankan posisi tiga besar global selama 20 kuartal berturut-turut.

  • Segmen IoT dan produk gaya hidup membukukan rekor baru dengan pendapatan Rp87,1 triliun (RMB38,7 miliar), naik 44,7% dibanding tahun lalu, didorong oleh kenaikan 66,2% pada pendapatan perangkat rumah pintar.

  • Segmen smart EV, AI, dan inisiatif baru lainnya menghasilkan pendapatan Rp47,9 triliun (RMB 21,3 miliar), meningkat tajam sebesar 234% dibanding tahun lalu. Khusus pendapatan EV saja, untuk pertama kalinya menembus Rp45 triliun (RMB 20 miliar), sehingga menjadi milestone yang penting bagi sektor bisnis ini.

Strategi premiumisasi Xiaomi di semua kategori produk terus berkembang pesat. Pangsa pasar Xiaomi Corporation di segmen smartphone dengan harga premium terus meningkat pada kuartal kedua.

Pada bulan Juni, Xiaomi meluncurkan SUV pertamanya, Xiaomi YU7 Series. Didesain sebagai “SUV mewah berperforma tinggi,” Xiaomi YU7 Series mendapat respons pasar yang luar biasa, dengan lebih dari 240.000 pesanan yang terkonfirmasi dalam 18 jam pertama setelah peluncurannya.

Smartphone Xiaomi kembali mempertahankan posisi tiga besar di pasar global selama 20 kuartal berturut-turut dengan inovasi berkelanjutan dalam strategi premiumisasi.

Meski pasar smartphone global mengalami tantangan pada kuartal kedua, bisnis smartphone Xiaomi tetap menunjukkan kestabilan, baik di Tiongkok maupun di pasar internasional. Segmen ini membukukan pendapatan sebesar Rp102,4 triliun (RMB 45,5 miliar). Secara global, pengiriman smartphone mencapai 42,4 juta unit, menandai pertumbuhan positif selama delapan kuartal berturut-turut.

Berdasarkan data Canalys (yang kini menjadi bagian dari Omdia), pangsa pasar global Xiaomi berdasarkan jumlah unit pengiriman mencapai 14,7% pada Q2 2025, mempertahankan posisi tiga besar dunia selama 20 kuartal berturut-turut. Setelah kembali menduduki peringkat pertama pasar smartphone Tiongkok pada kuartal pertama, produk-produk terbaru Xiaomi terus memimpin pasar di kuartal kedua. Sementara itu, di Indonesia, Xiaomi berhasil mempertahankan dominasinya dalam dua kuartal berturut-turut  (Q1-Q2 2025) dengan menguasai 21% pangsa pasar nasional.

Di segmen smartphone, strategi premiumisasi Xiaomi Corporation juga turut memberikan hasil positif. Menurut data pihak ketiga, penjualan smartphone premium (dengan harga di atas RMB3.000 atau setara dengan Rp7 juta) di Tiongkok mencapai 27,6% dari total penjualan smartphone Xiaomi, meningkat 5,5% dibandingkan tahun sebelumnya.

Xiaomi juga memperluas keunggulannya di segmen harga RMB4.000–5.000 atau setara Rp9-11 juta, dengan pangsa pasar yang meningkat sebesar 4,5% secara tahunan menjadi 24,7%, sehingga memperkuat posisi Xiaomi sebagai pemimpin pasar domestik Tiongkok. Bahkan, di segmen harga RMB5.000–6.000 atau Rp11 juta ke atas, pangsa pasar Xiaomi mencapai 15,4%, naik 6,5% dibandingkan tahun sebelumnya.

Pengiriman mobil listrik Xiaomi terus meningkat, menandakan peralihan ke fase pertumbuhan berskala besar

Segmen kendaraan listrik pintar (smart EV), kecerdasan buatan (AI), dan inisiatif baru lainnya dari Xiaomi juga mengalami pertumbuhan yang signifikan. Pada Q2, total pendapatan dari segmen ini mencapai Rp48 triliun (RMB21,3 miliar), dengan pendapatan dari EV saja melampaui Rp45 triliun (RMB20 miliar) untuk pertama kalinya, menandai pertumbuhan bisnis yang pesat dengan skala yang lebih besar. Pengiriman mobil listrik Xiaomi terus meningkat, dengan total 81.302 unit kendaraan yang dikirimkan selama periode tersebut.

Patut dicatat, bahkan sebelum dimulainya pengiriman Xiaomi YU7, Xiaomi telah mengirimkan lebih dari 157.000 kendaraan listrik pada paruh pertama tahun ini. Per Juli 2025, total pengiriman sejak peluncuran Xiaomi EV telah melampaui 300.000 unit. Kerugian operasional dari bisnis EV juga terus mengecil menjadi Rp681 miliar (RMB300 juta) pada kuartal kedua, dengan estimasi perkiraan balik modal akan tercapai pada paruh kedua tahun ini.

Xiaomi Corporation terus memperluas jaringan penjualan dan layanannya. Per 30 Juni 2025, Xiaomi telah membuka 335 pusat penjualan mobil listrik pintar di 92 kota di Tiongkok.

Bisnis IoT Xiaomi terus mengalami pertumbuhan yang tinggi seiring dengan meningkatnya penjualan perangkat rumah tangga pintar

Bisnis produk IoT dan lifestyle Xiaomi mencatatkan pendapatan sebesar Rp88 triliun (RMB38,7 miliar) pada kuartal kedua, meningkat 44,7% Year-on-Year (YoY), dengan margin laba kotor naik 2,8% menjadi 22,5%.

Meskipun terdapat persaingan harga yang ketat di pasar home appliances, bisnis perangkat rumah tangga pintar berukuran besar Xiaomi mencatatkan kinerja yang kuat dengan pendapatan melonjak 66,2% YoY. Pengiriman produk juga terus bertumbuh, dengan pengiriman AC melebihi 5,4 juta unit, naik lebih dari 60% secara YoY. Pengiriman kulkas tumbuh 25% menjadi lebih dari 790.000 unit, dan pengiriman mesin cuci naik 45% menjadi lebih dari 600.000 unit.

Selain itu, bisnis tablet Xiaomi juga terus menunjukkan momentum yang kuat selama periode Q2 2025. Menurut Canalys, pengiriman tablet global Xiaomi tumbuh 42,3% secara tahunan, tertinggi di antara lima vendor teratas dunia. Pengiriman earbud TWS menempati peringkat kedua secara global dan pertama di Tiongkok. Pada bulan Juni, Xiaomi Corporation meluncurkan kacamata AI pertamanya, dengan angka penjualan yang jauh melebihi ekspektasi. Versi elektrokromik dari kacamata ini telah habis terjual, dan Xiaomi Corporation sedang mempercepat produksi untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat.

Per 30 Juni 2025, jumlah perangkat IoT yang terhubung di platform AIoT Xiaomi (tidak termasuk smartphone, tablet, dan laptop) meningkat menjadi 989,1 juta, naik 20,3% secara YoY. Jumlah pengguna yang memiliki lima atau lebih perangkat terhubung mencapai 20,5 juta, meningkat 26,8% secara YoY. Pada Juni 2025, jumlah pengguna aktif bulanan (MAU) aplikasi Xiaomi Home meningkat 16,8% secara YoY menjadi 113,1 juta, sementara jumlah pengguna aktif bulanan atau Monthly Active Users (MAU) AI Assistant meningkat 16,4% menjadi 153,2 juta.

Layanan internet catatkan margin kotor yang tinggi seiring dengan terus berkembangnya basis pengguna

Bisnis layanan internet terus menunjukkan kinerja yang stabil, dengan pendapatan mencapai Rp20 triliun (RMB9,1 miliar) pada kuartal kedua, naik 10,1% dibandingkan tahun sebelumnya. Margin laba kotor segmen ini tetap berada pada level tinggi sebesar 75,4%. Seiring dengan terus berkembangnya basis pengguna layanan internet, baik MAU global maupun MAU di China mencapai rekor tertinggi baru. Pada Juni 2025, MAU global mencapai 731,2 juta, naik 8,2% secara YoY. MAU di Tiongkok mencapai angka 184,8 juta, naik 12,4% secara YoY.

Investasi teknologi inti dasar Xiaomi meningkat, dengan pengeluaran R&D triwulanan mencapai rekor Rp17,7 triliun (RMB7,8 Miliar)

Xiaomi juga kembali menunjukan keseriusannya dalam investasi teknologi inti yang bersifat mendasar, mendorong terobosan signifikan di berbagai bisnis inovatifnya di bidang otomotif, chip, dan kecerdasan buatan (AI).

Biaya riset dan pengembangan (R&D) Xiaomi Corporation mencapai rekor Rp17 triliun atau RMB7,8 miliar pada kuartal kedua, naik 41,2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Per 30 Juni 2025, jumlah tenaga kerja R&D Xiaomi mencapai rekor baru sebanyak 22.641 orang.

Di sektor chip, Xiaomi memperkenalkan chip andalan 3nm buatan sendiri, Xiaomi XRING O1. Hal ini menjadikan Xiaomi sebagai perusahaan keempat di dunia, dan yang pertama di Tiongkok, yang mampu merancang dan mengembangkan chip flagship 3nm secara independen. Smartphone flagship premium Xiaomi 15S Pro, bersama dengan tablet OLED ultra-premium Xiaomi Pad 7 Ultra dan Xiaomi Pad 7S Pro, yang semuanya ditenagai oleh Xiaomi XRING O1, telah diluncurkan pada kuartal kedua di Tiongkok dan mendapat sambutan hangat dari konsumen.

Xiaomi juga mencatat sejumlah terobosan dalam large language models (LLM) berbasis kecerdasan buatan (AI). Pada bulan Mei, Xiaomi secara resmi merilis dan membuka akses kepada publik (open-source) terhadap LLM multimodal miliknya, Xiaomi MiMo-VL-7B.

Pada bulan Juli, terdapat total 12 makalah tentang LLM Xiaomi yang diterima di konferensi global terkemuka, termasuk ICCV 2025 dan ACL 2025 untuk dipublikasikan. Pada bulan Agustus, Xiaomi juga membuka akses kepada publik untuk LLM pemrosesan audio yang dikembangkan mandiri, MiDashengLM-7B, yang mencapai kinerja terbaik di 22 benchmark pemahaman dan pemrosesan audio.

Post Views: 6,755
Tags: Xiaomi
Previous Post

BCA dan Jaringan PRIMA Ajak Masyarakat Jaga Data Pribadi di Era Digital

Next Post

PT Adhi Persada Gedung (APG) Borong Tiga Penghargaan Bergengsi BEST HC Award 2025

Next Post
PT Adhi Persada Gedung (APG) Borong Tiga Penghargaan Bergengsi BEST HC Award 2025

PT Adhi Persada Gedung (APG) Borong Tiga Penghargaan Bergengsi BEST HC Award 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BISNIS TERKINI

YouGov Ungkap Peran Gen Z dalam Membentuk Lanskap Media Indonesia

YouGov Ungkap Peran Gen Z dalam Membentuk Lanskap Media Indonesia

29 Agustus 2025

Transaksi Digital MDIN Tumbuh 13% Year on Year

Transaksi Digital MDIN Tumbuh 13% Year on Year

29 Agustus 2025

PT Adhi Persada Gedung (APG) Borong Tiga Penghargaan Bergengsi BEST HC Award 2025

PT Adhi Persada Gedung (APG) Borong Tiga Penghargaan Bergengsi BEST HC Award 2025

29 Agustus 2025

“The Pinnacle of Photography”  Xiaomi 15 Series Di-Launching, Hadirkan Puncak Teknologi Fotografi Smartphone

Pendapatan Xiaomi di Kuartal II 2025 Capai Rp261 Triliun

28 Agustus 2025

BCA dan Jaringan PRIMA Ajak Masyarakat Jaga Data Pribadi  di Era Digital

BCA dan Jaringan PRIMA Ajak Masyarakat Jaga Data Pribadi di Era Digital

28 Agustus 2025

PT. Media Maju Global

Plaza Simatupang Lt. 6 Unit 3. Jl. TB. Simatupang Kav. IS No. 01, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Telp: 021-22702245
E-mail: redaksi@businessasia.co.id

Kategori

  • Berita
  • Business
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Figure
  • Indeks
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Property
  • Teknologi
  • Tourism

.

  • About
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Privacy Policy
  • Cyber Guidelines
  • Pedoman Media Siber

About

Kehadiran Majalah BusinessAsia Indonesia yang memiliki Tagline Towards a New Change in Asia atau “Menuju Perubahan Baru di Asia” khususnya Indonesia  bertujuan untuk memastikan langkah mereka kokoh menapaki dinamika ekonomi bisnis dan investasi yang kian berkembang. Baca selengkapnya.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Business
  • Figure
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Internasional
  • Indeks
  • e-Magazine

Majalah terbatas

1. DPMPTSP Kota Tangsel Raih Penghargaan
Pelayanan Prima dari Kemenpan RB.

2. Jebakan Crazy
Rich Pikat Pelanggan Ikut Trading Binary
Option.

3. Eksportir Indonesia
Perluas Jejaring
dengan Buyers di AS

shop new Emagazine