Jakarta, Business Asia – Dalam berbagai ulasan speaker bluetooth terbaik, satu keluhan yang cukup sering muncul adalah bass yang terasa kurang “nendang”. Padahal, bass lemah tidak selalu menandakan kualitas speaker yang buruk. Ada banyak faktor yang memengaruhi performa suara rendah pada speaker bluetooth, mulai dari ukuran driver, desain box, hingga pengaturan audio yang digunakan.
Memahami faktor-faktor ini penting sebelum memutuskan membeli atau mengganti speaker bluetooth. Dengan penyesuaian yang tepat, bahkan speaker bluetooth yang sudah ada bisa menghasilkan bass yang lebih terasa.
Penyebab Umum Bass Speaker Bluetooth Terasa Lemah
Pada berbagai merek yang masuk kategori speaker bluetooth terbaik, bass yang kurang maksimal umumnya disebabkan oleh hal-hal berikut;
- Ukuran Woofer yang Terbatas
Speaker bluetooth portable umumnya mengusung desain ringkas. Konsekuensinya, ukuran woofer menjadi lebih kecil dan kemampuan menggerakkan udara pun terbatas. Inilah alasan mengapa bass pada speaker bluetooth berukuran kecil sering terdengar kurang dalam.
- Daya Output Tidak Optimal
Performa bass sangat bergantung pada keseimbangan antara speaker dan amplifier. Pada beberapa speaker bluetooth, daya output yang terbatas membuat frekuensi rendah tidak terdorong secara maksimal.
- Pengaturan Audio Masih Standar
Banyak pengguna speaker bluetooth terbaik masih menggunakan pengaturan default. Padahal, equalizer dan kontrol bass berperan besar dalam membentuk karakter suara, terutama di area bass.
- Penempatan Speaker Kurang Tepat
Dalam berbagai pengujian speaker bluetooth terbaik, posisi penempatan terbukti memengaruhi bass. Speaker yang diletakkan terlalu jauh dari dinding atau di area terbuka cenderung kehilangan resonansi suara rendah.
- Desain Box Speaker
Brand speaker bluetooth terbaik biasanya memperhatikan desain box dan volume udara di dalamnya. Box yang kurang mendukung dapat membuat bass terdengar kering dan kurang berisi.
Cara Mengoptimalkan Bass pada Speaker Bluetooth
Sebelum mencari speaker bluetooth terbaik yang baru, beberapa langkah sederhana berikut bisa membantu meningkatkan performa bass:
- Menyesuaikan equalizer dengan menaikkan frekuensi rendah secara proporsional
- Mengaktifkan fitur bass booster atau tone control jika tersedia
- Menempatkan speaker dekat dinding atau sudut ruangan untuk memanfaatkan resonansi
- Menggunakan fitur stereo wireless atau TWS agar suara terdengar lebih penuh.
Memilih Speaker Bluetooth Terbaik Tanpa Repot dengan Bass Siap Pakai
Salah satu speaker yang kerap disebut dalam kategori speaker bluetooth terbaik untuk kebutuhan hiburan adalah Polytron Partymax Speaker Bluetooth Portable Wireless Karaoke PPS PRO7M22.
Speaker ini dibekali teknologi BAZZOKE (Powerful Bass) yang dirancang untuk menghadirkan bass kuat bahkan pada volume rendah—karakter yang banyak dicari pada speaker bluetooth terbaik. Selain itu, fitur pendukung seperti ketahanan cipratan air IPX4, karaoke dengan wireless microphone, dukungan TWS, serta animated light membuat speaker ini fleksibel digunakan untuk berbagai aktivitas.
Bagi yang lagi cari speaker bluetooth terbaik dengan bass siap pesta, momen BCA Expoversary bisa jadi waktu yang pas buat mampir. Polytron menghadirkan penawaran spesial untuk seri Partymax PPS PRO7M22, yang dirancang dengan karakter bass kuat dan fitur hiburan lengkap.
Selama pameran, speaker ini ditawarkan dengan harga lebih menarik—dari Rp 2.519.000 menjadi Rp 1.929.000. Cocok buat yang ingin upgrade perangkat audio tanpa harus bingung memilih dan khawatir akan kualitas bass-nya. Pameran berlangsung di ICE BSD City, Hall 2 dari tanggal 5–8 Februari 2026.
Bass yang kurang nendang tidak selalu berarti speaker bluetooth berkualitas rendah. Dengan memahami faktor teknis dan karakter produk, konsumen dapat lebih bijak memilih speaker bluetooth terbaik sesuai kebutuhan. Mulai dari pengaturan sederhana hingga memilih speaker dengan teknologi bass khusus, pengalaman audio yang lebih memuaskan bisa didapat tanpa proses yang rumit.












