Jakarta, Business Asia – Tahun ini, merek busana muslim syar’i premium Si.Se.Sa. kembali menyelenggarakan Annual Fashion Show untuk meluncurkan rangkaian koleksi terbarunya. Si.Se.Sa. Annual Fashion Show 2026 diselenggarakan pada 28 Januari 2026 di Ballroom The Langham Hotel Jakarta, dengan mengusung tema “The Kaleidoscope.”
Marketing Director Si.Se.Sa – Senaz Nasansia dalam konferensi pers Si.Se.Sa. di Jakarta (29/1) mengungkapkan, “Setelah 15 tahun kami berada di industri mode, Si.Se.Sa. ingin menghadirkan keragaman busana muslim syar’i untuk berbagai kebutuhan Muslimah, mulai dari koleksi untuk keseharian, momen spesial, hingga koleksi khusus Ramadan dan Idulfitri. Konsistensi Si.Se.Sa. dalam menghadirkan busana yang sesuai kaidah syar’i, menutup aurat, bersiluet longgar, tidak transparan, dengan dipadukan dengan khimar dalam beragam gaya dan ukuran.”
Sementara itu, pada momen yang sama Creative Director Si.Se.Sa. – Sansa Enandera menjelaskan, bahwa keseluruhan koleksi terbaru Si.Se.Sa. menampilkan siluet A-line dan klok yang memberi kesan feminin, anggun, serta nyaman dikenakan. Detail dan ornamen eksklusif menjadi sorotan, memperkuat kesan elegan dan artistik, di antaranya penggunaan kristal Swarovski Austria, serta aplikasi pleats dan bordir handmade pada busana dan khimar.
Ia menambahkan, sebanyak 106 looks ditampilkan dan terbagi ke dalam lima seri utama. Seri pertama, koleksi kasual dari lini Si.Se.Sa. Blue dan Basic, yaitu Pique-Nique Collection yang menghadirkan desain minimalis dengan sentuhan feminin. Material yang digunakan mengutamakan kenyamanan seperti katun, scuba, flanel, katun drill, fleece, dalam palet warna pastel dan cerah seperti pink, biru muda, kuning, dan abu-abu. Selain itu, eksplorasi bahan denim diperlihatkan dalam Bohemian Jeans Collection.
Seri kedua menampilkan koleksi dengan nuansa lebih formal dan elegan melalui penggunaan material premium seperti chiffon, crepe, brokat, tulle, organza, hingga jacquard. Lini Si.Se.Sa. Black menjadi sorotan dengan dominasi warna hitam yang dipadukan aksen emas serta kristal Swarovski Austria sehingga menghadirkan kilau mewah dan glamor tanpa menghilangkan nilai syar’i.
Seri ketiga, Shimmering Collection, menonjolkan motif monogram Si.Se.Sa. dalam nuansa cokelat dan marun, serta versi yang lebih minimalis dengan warna pastel lembut. Motif monogram limited edition ini selalu dinantikan, dan pada koleksi terbaru ini ditampilkan dengan efek timbul menyerupai 3D, memberikan dimensi visual yang unik.
Seri keempat merupakan koleksi khusus sebagai bentuk solidaritas dan dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina. Seri ini mengadaptasi motif keffiyeh, syal bercorak kotak hitam-putih yang melambangkan identitas, perjuangan, dan solidaritas Palestina, yang diaplikasikan ke dalam desain abaya dan khimar.
Tema The Kaleidoscope diwujudkan pula dalam seri kelima yaitu Family Set Ied Fitr Collection dengan penggunaan wastra Nusantara sebagai bahan utama, yaitu tenun Aceh dan Sumatera Barat. Pemilihan wastra tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pemulihan masyarakat Aceh dan Padang pascabencana. Kain tradisional tersebut diaplikasikan dalam desain modern, seperti outerwear kontemporer dipadu dress feminin. Palet warna netral seperti hitam, marun, dan abu-abu memperkuat kesan elegan, hangat, dan timeless, dengan detail pleats serta layering dari brokat, tulle, organdi, dan satin.
Si.Se.Sa. Annual Fashion Show 2026 kembali menghadirkan para muse dari kalangan selebriti yang merepresentasikan karakter koleksi.
Paula Verhoeven tampil anggun mengenakan dress panjang dengan loose cutting berbahan velvet premium yang dikombinasikan dengan Arabic chiffon serta long cape berdetail bordir handmade.
Hamidah Rachmayanti memperagakan koleksi berbahan shimmering glass nuansa nude brown yang berkilau lembut dan elegan sesuai dengan karakternya.
Sementara itu, Celine Evangelista tampil memukau dalam rancangan bernuansa glamor-syar’i dengan bahan tulle detail kristal dan siluet flowy yang merepresentasikan kekuatan sekaligus kelembutan perempuan Muslim modern.
Didirikan pada tahun 2011, Si.Se.Sa. merupakan pelopor busana muslim syar’i di Indonesia yang digagas oleh tiga kakak-beradik putri desainer Merry Pramono: Siriz Tentani, Senaz Nasansia, dan Sansa Enandera.
Lebih dari sekadar merek fashion, Si.Se.Sa. adalah sebuah gerakan yang memberdayakan perempuan Muslim untuk mengekspresikan identitasnya dengan percaya diri dan anggun. Setiap desain dihadirkan untuk menginspirasi kekuatan, kebanggaan, dan keindahan Muslimah dalam balutan busana yang selaras dengan nilai syariah.












